Bangun Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, DP2KBP3A Pandeglang Terus Lakukan Sosialisasi

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

PANDEGLANG – Mewujudkan desa yang aman, inklusif, dan melindungi perempuan serta anak ternyata masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kabupaten Pandeglang. Dari ratusan desa yang ada, hanya sekitar 40 desa yang sudah membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang terbebas dari kekerasan serta memberikan ruang yang layak bagi perempuan dan anak. Guna memperluas cakupannya, DP2KBP3A Pandeglang gencar melakukan penyuluhan dan pelatihan, bahkan menyasar lingkungan pondok pesantren.

Tujuannya agar desa aman dan nyaman, serta meminimalkan terjadinya kekerasan. Desa yang belum membentuk DRPPA akan terus kita dorong,” ujar Sekretaris DP2KBP3A Pandeglang, Heni Supiani, Kamis, 14 Agustus 2025.

Tidak hanya sosialisasi, dinas ini juga memberikan pelatihan keterampilan bagi remaja putus sekolah seperti tata rias dan pembuatan kue, bekerja sama dengan pengusaha lokal di wilayah Labuan.

Antusiasnya tinggi, terutama di kecamatan dengan kasus kekerasan tinggi seperti Panimbang, Carita, Labuan, dan Cigeulis. Targetnya, remaja bisa mandiri dan memiliki penghasilan dari keterampilan,” tambah Heni.

Untuk penanganan laporan kekerasan, DP2KBP3A memiliki UPT Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak yang siap 24 jam dengan nomor aduan 0821-1216-8841.

Heni menuturkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan kepolisian dan KUA untuk menindaklanjuti setiap aduan.

“Kalau dulu korban atau keluarga sering takut dan malu melapor, sekarang sudah banyak yang berani. Kami bekerja sama dengan Polres dan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menindaklanjuti laporan,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya peran aktif warga dalam mencegah dan melawan kekerasan.

Jangan takut, jangan malu. Laporkan kalau ada KDRT atau kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik yang menimpa keluarga sendiri maupun tetangga,,” tegasnya.

 

Sumber : https://www.radarbanten.co.id/2025/08/14/pandeglang-punya-ratusan-desa-tapi-baru-40-yang-ramah-perempuan-dan-anak/

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top