PANDEGLANG – Dalam rangka memperingati School Celebration yang ke-60 tahun, SMKN 1 Pandeglang mengadakan kegiatan Job Fair yang menjadi sorotan banyak pihak. Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan 12 perusahaan ternama dengan total lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan yang bisa dilamar oleh siswa maupun alumni.
Job Fair tersebut menjadi bukti nyata bagaimana sekolah menengah kejuruan berupaya memperluas jembatan antara dunia pendidikan dan industri. Bukan hanya sekadar acara seremonial, kegiatan ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen sekolah dalam memfasilitasi lulusannya agar lebih cepat terserap di dunia kerja.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cabang Pandeglang, Dede Ruhyati, menegaskan bahwa langkah yang ditempuh SMKN 1 Pandeglang ini patut diapresiasi. Menurutnya, kesempatan seperti ini memberikan ruang luas bagi siswa dan alumni untuk langsung berinteraksi dengan perusahaan yang membuka rekrutmen.
“Sehingga meningkatkan kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlian,” ujar Dede.
Lebih jauh, Dede menjelaskan bahwa kegiatan ini juga membuka peluang bagi siswa untuk memahami lebih dalam kebutuhan industri yang sesungguhnya. Dengan begitu, mereka bisa menyesuaikan diri dan meningkatkan keterampilan yang relevan.
“Sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka untuk memenuhi kebutuhan industri. Membantu siswa dan lulusan dalam mencari pekerjaan dengan adanya proses rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi,” tambahnya.
Tak hanya bermanfaat bagi peserta, Job Fair ini diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi sekolah-sekolah lain di Pandeglang. Menurut Dede, bila kegiatan serupa digelar secara berkelanjutan di banyak SMK, maka akan semakin banyak lulusan yang terserap di lapangan kerja. Hal itu tentu saja berdampak positif terhadap pengurangan angka pengangguran.
“Sehingga berdampak pada pengurangan angka pengangguran di Banten terutama di Kabupaten Pandeglang,” tegasnya.
Selain memberikan peluang kerja, Job Fair juga memperkuat peran sekolah kejuruan sebagai lembaga pendidikan vokasi yang menghasilkan tenaga siap pakai. Siswa tak hanya dipersiapkan secara akademik, tetapi juga dibimbing agar mampu menjawab tuntutan dunia usaha yang semakin kompetitif.
Melalui kegiatan seperti ini, SMKN 1 Pandeglang menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mencetak lulusan, melainkan juga memastikan mereka benar-benar memiliki arah dan peluang karier yang jelas. Sinergi dengan perusahaan diharapkan terus berlanjut agar lulusan SMK semakin percaya diri menghadapi dunia kerja yang nyata.

