Harapan di Tengah Krisis: Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara Kembali Beroperasi

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara kembali beroperasi

Rumah Sakit Indonesia di Gaza bagian utara kembali memberikan pelayanan dasar setelah sebelumnya beberapa kali tidak beroperasi di tengah krisis kemanusiaan yang terus memburuk di jalur Gaza akibat serangan militer Israel. Kembalinya operasional rumah sakit ini menjadi secercah harapan di tengah kehancuran infrastruktur kesehatan yang melanda wilayah tersebut.

Fasilitas kesehatan di Jalur Gaza telah menjadi salah satu target utama dalam gelombang serangan Israel. Dua rumah sakit besar, yakni Al-Ahli dan Al-Shifa, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tak lagi beroperasi. Ribuan warga sipil pun kehilangan akses terhadap layanan medis yang vital.

Setelah sempat tiga kali terpaksa ditutup karena serangan langsung, Rumah Sakit Indonesia kini kembali beroperasi meski dalam kondisi sangat terbatas. Berdasarkan laporan jurnalis Al Jazeera, Ibrahim al-Khalili, yang melaporkan langsung dari lokasi, rumah sakit tersebut hanya mampu menyediakan layanan Unit Perawatan Intensif (ICU) dengan sembilan tempat tidur.

“Unit perawatan intensif ini hampir tidak berfungsi sepenuhnya, namun tetap melayani ratusan ribu korban luka yang datang setiap hari. Perawat kami terus berjuang merawat pasien meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas,” lapor Ibrahim dalam tayangan video dari dalam fasilitas rumah sakit.

Tenaga medis di lapangan harus berhadapan dengan kelangkaan obat-obatan, peralatan medis, serta kondisi pasien yang terus berdatangan tanpa henti setiap harinya. Rumah Sakit Indonesia, meskipun hanya memberikan layanan dasar, menjadi satu dari sedikit titik harapan bagi para korban di Gaza utara.

Kerusakan infrastruktur kesehatan yang sistematis telah menciptakan krisis medis besar. Ribuan pasien kini tidak memiliki tempat untuk mendapatkan perawatan, dan banyak dari mereka dalam kondisi kritis. Meski pembukaan kembali rumah sakit ini memberikan kelegaan sementara, situasi di lapangan tetap genting karena serangan terhadap fasilitas kesehatan belum mereda.

Komunitas internasional diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk melindungi layanan kemanusiaan dan memastikan akses medis yang aman bagi warga sipil di Gaza. Bagi mereka yang terluka parah, akses terhadap layanan penyelamatan jiwa masih terus berada dalam ancaman serius dari serangan lanjutan.

Sumber: Laporan langsung dari jurnalis Al Jazeera, Ibrahim al-Khalili, di dalam Rumah Sakit Indonesia, Gaza City.
Tautan video: Al Jazeera – Indonesian Hospital Partially Reopens in Gaza

Tautan video: Al Jazeera – Indonesian Hospital Partially Reopens in Gaza

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top