Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Irsyadul ‘Ibad Pandeglang sukses gelar pentas seni bertema cinta lingkungan. Suasana haru dan khidmat menyelimuti acara Pentas Seni sekaligus pelepasan siswa-siswi Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Irsyadul ‘Ibad Tahun Ajaran 2024–2025 yang digelar pada Selasa, 17 Juni 2025 di aula utama Hotel S’Rizky Pandeglang.
Mengangkat tema “Mari Bersama Menjaga Alam Semesta sebagai Bentuk Rasa Syukur atas Nikmat yang Diberikan Allah SWT,” acara ini diikuti oleh seluruh siswa TKIT beserta orang tua, dewan guru, serta jajaran pengurus yayasan.
Rangkaian acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi para peserta dan tamu undangan. Acara ini menjadi semakin istimewa karena dipandu langsung oleh para siswa TKIT yang bertugas sebagai pembawa acara (MC). Kepercayaan yang diberikan kepada anak-anak untuk membawakan jalannya acara bukan hanya menjadi daya tarik tersendiri, tetapi juga menunjukkan keberanian dan kemampuan komunikasi mereka yang telah diasah sejak dini. Ini menjadi salah satu keunikan yang memikat dalam rangkaian pentas seni kali ini. Pukul 08.00 WIB, kegiatan dibuka dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh para siswa yang membacakan Ayat Kursi dan surat Al-Baqarah ayat 284–286. Lantunan ayat suci menjadi pembuka yang menyejukkan hati sekaligus menampilkan buah dari pembinaan cinta Al-Qur’an sejak dini.
Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan Mars Irsyadul ‘Ibad, semangat nasionalisme dan komitmen terhadap nilai-nilai lembaga pendidikan pun terasa kian kuat.
Kepala TKIT, Hj. Ratu Nurlaila, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian anak-anak selama masa belajar. Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak menuju jenjang pendidikan selanjutnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Irsyadul ‘Ibad, Drs. Hidayat Rahman, M.Si., dan Ketua Pembina Yayasan, Lasip Susanto, S.Pd, M.Si., yang turut memberikan apresiasi kepada para guru serta orang tua atas sinergi dalam mendidik generasi muda. Mereka menegaskan bahwa Yayasan Irsyadul ‘Ibad terus berkomitmen membentuk generasi Qur’ani yang beradab, cerdas, dan peduli terhadap lingkungan.
Salah satu momen mengharukan adalah penyerahan Tanda Cinta kepada para siswa sebagai simbol kasih sayang dan kebanggaan dari pihak sekolah. Acara dilanjutkan dengan doa bersama memohon keberkahan dan kesuksesan bagi anak-anak di masa mendatang.
Penampilan siswa-siswi menjadi bagian paling dinantikan. Mereka mempersembahkan berbagai hafalan surat pendek, hadits, doa harian, dan Asmaul Husna dari masing-masing kelas: Abdurrahman bin Auf, Umar bin Khattab, dan Sa’ad bin Abi Waqash.
Tak hanya itu, dua drama musikal bertema “Api” dan “Menjaga Alam” ditampilkan dengan penuh semangat, menyampaikan pesan edukatif tentang pentingnya menjaga ciptaan Allah SWT. Tarian bertema “Hujan dan Pelangi” juga menjadi sorotan, memperkuat nilai keindahan dan keragaman alam.
Momen istimewa lainnya datang saat Ananda Arkhan Alfatih Sekratama mewakili teman-temannya menyampaikan pesan dan kesan selama belajar di TKIT. Hal ini dilanjutkan dengan prosesi serah terima siswa dari Kepala TKIT kepada orang tua sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan di jenjang TK.
Perwakilan SOMG, Ibu Desi Hartiningsih, S.Gz., turut memberikan sambutan penuh apresiasi dan dukungan kepada sekolah yang telah mendampingi tumbuh kembang anak-anak dengan penuh cinta dan dedikasi.
Sebagai penutup, seluruh siswa TKIT Irsyadul ‘Ibad membawakan lagu “Jasamu Guru” dan “Ayah dan Ibu” yang menggugah rasa haru sekaligus kebanggaan. Suasana penuh kehangatan ini menjadi bukti eratnya hubungan antara guru, siswa, dan orang tua dalam membentuk karakter dan akhlak mulia sejak usia dini.
Semoga siswa-siswi yang dilepas tahun ini tumbuh menjadi generasi shalih dan shalihah, yang cerdas, berakhlak mulia, dan senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT dengan menjaga amanah bumi yang telah diberikan.

