Pandeglang — Upaya memperkuat jaringan dan mutu Sekolah Islam Terpadu di Kabupaten Pandeglang ditandai dengan terselenggaranya Musda (Musyawarah Daerah) ke-1 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Pandeglang. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Yayasan Irsyadul ’Ibad Pandeglang sebagai bagian dari agenda serentak JSIT Wilayah Banten yang berlangsung di delapan kabupaten/kota dengan mengangkat tema “Berkolaborasi dan Berinovasi.”
Forum Musda dihadiri oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan dari sekolah-sekolah anggota JSIT di Kabupaten Pandeglang. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah gerak kepengurusan daerah ke depan.
Dalam pemaparan terkait legalitas dan ketentuan organisasi, Koordinator Daerah Pandeglang–Lebak, Ugi Gumilar, menegaskan bahwa pembentukan JSIT tingkat daerah di Pandeglang telah sesuai aturan yang berlaku.
“Sesuai AD/ART, pembentukan JSIT daerah minimal diikuti tiga sekolah, dan saat ini Pandeglang telah memiliki enam sekolah yang tergabung,” ujarnya.
Dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musda juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Irsyadul ’Ibad, Drs. Hidayat Rahman, M.Si. Ia menekankan pentingnya mempererat persaudaraan dan kerja sama antaranggota dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas.
“Kami mendukung penuh kegiatan JSIT dan mengajak seluruh anggota memperkuat ukhuwah serta bersama membangun peradaban pendidikan Islam yang lebih baik,” katanya.
Perkembangan jumlah anggota JSIT di Pandeglang turut menjadi sorotan dalam forum tersebut. Perwakilan JSIT Wilayah Banten, Kurniawan Sulaeman, M.Pd., menyampaikan bahwa pertumbuhan keanggotaan menunjukkan tren positif.
“Keanggotaan JSIT di Pandeglang terus berkembang, termasuk bergabungnya SDI Darul Hasan dan SDIT Al Raheem. Kolaborasi lintas pihak sangat penting dengan prinsip No School Left Behind agar seluruh anggota mencapai standar mutu bersama,” ungkapnya.
Salah satu agenda utama Musda adalah penetapan struktur kepengurusan baru JSIT Daerah Pandeglang. Berdasarkan hasil musyawarah, ditetapkan susunan pengurus sebagai berikut:
Dewan Pengawas: Dedi Suhaedi, M.AB
Ketua: Danik Mulya Sari, S.Pd., S.I.
Sekretaris: Nuroh, S.Pd.I
Bendahara: Gian Sugianti, S.Pd
Ketua Bidang 1: Erna Kholisoh, S.Pd.I., S.Pd
Ketua Bidang 2: Siti Masitoh, S.Pd
Sebagai Ketua terpilih, Danik Mulya Sari menyampaikan komitmennya dalam memperkuat peran organisasi di tingkat daerah serta memastikan kualitas sekolah anggota terus meningkat.
“Ke depan, JSIT Daerah Pandeglang diharapkan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, memastikan keterlaksanaan standarisasi mutu Sekolah Islam Terpadu pada sekolah anggota, serta menjadi wadah saling menguatkan dalam membentuk generasi terbaik dan menyiapkan calon pemimpin masa depan,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya Musda ke-1 ini, diharapkan JSIT Daerah Pandeglang mampu menjadi ruang koordinasi yang solid serta motor penggerak peningkatan mutu pendidikan Islam Terpadu di wilayah Pandeglang secara berkelanjutan.

