Program Sekolah Rakyat di Banten hadir sebagai inovasi yang dilakukan Provinsi Banten, yang tak hanya ditujukan bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera, tetapi juga merangkul anak-anak dari keluarga eks narapidana terorisme (napiter). Langkah ini menjadi bagian dari strategi rehabilitasi dan reintegrasi sosial yang menyeluruh dan berkesinambungan lewat dunia pendidikan.
Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten, Widianto, saat dijumpai di Kantor Dinsos Banten pada Kamis (31/7/2025). “Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir memberikan peluang pendidikan bagi anak-anak dari eks napiter. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam membuka ruang masa depan yang lebih baik,” tutur Widianto kepada Kabar Banten.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial Provinsi Banten dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), khususnya dalam bidang pemulihan sosial dan pemberdayaan eks napiter.
“Upaya ini memperkuat visi bersama untuk membangun ketahanan sosial yang manusiawi dan terukur, serta mendorong reintegrasi sosial yang bermartabat,” lanjut Widianto. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga demi mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh dan tahan terhadap pengaruh paham radikal maupun tindakan ekstrem.
Lebih lanjut, Widianto mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat yang akan dikembangkan di Banten akan menggunakan sistem boarding school atau berbasis asrama. Para peserta didik tak hanya memperoleh pendidikan umum, tetapi juga diberikan materi penguatan wawasan kebangsaan serta pembentukan karakter.
“Tujuan utamanya adalah membentuk generasi muda dengan karakter kuat dan nasionalisme tinggi, serta berdaya dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan,” jelasnya.
Calon peserta Sekolah Rakyat wajib terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2. Namun, bagi anak yang belum terdata, tetap dapat mendaftar dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.
“Fleksibilitas ini diberikan agar tidak ada anak yang benar-benar miskin terhambat mendapatkan akses pendidikan,” tutup Widianto.
Sumber:
“Program Sekolah Rakyat di Provinsi Banten Jangkau Anak Eks Napiter, Dorong Reintegrasi Sosial Lewat Pendidikan”
Baca selengkapnya: https://kabarbanten.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-599537683/program-sekolah-rakyat-di-provinsi-banten-jangkau-anak-eks-napiter-dorong-reintegrasi-sosial-lewat-pendidikan?page=all

