PANDEGLANG – Guna menekan angka stunting di Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten terus menggencarkan berbagai program untuk menekan angka stunting di wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat. Gubernur Banten, Andra Soni, secara langsung mengajak masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Pandeglang, untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari konsumsi harian keluarga.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Andra saat menghadiri kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 21 Mei 2025. Acara ini dirancang sebagai bagian dari upaya edukasi dan promosi gizi seimbang berbasis bahan pangan lokal, yang salah satunya adalah ikan.
Menurut data terbaru dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, jumlah anak yang mengalami stunting di Banten masih cukup tinggi. Pada tahun 2024, tercatat sekitar 35 ribu anak mengalami stunting. Angka tersebut diperoleh berdasarkan hasil penimbangan serentak yang dilakukan terhadap sekitar 824 ribu anak pada bulan Juni lalu. Kondisi ini menunjukkan pentingnya langkah intervensi gizi sejak dini, salah satunya melalui asupan makanan bergizi seperti ikan.
Program Gemarikan sendiri tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menanggulangi stunting di wilayah Banten. Gubernur Andra Soni menekankan bahwa ikan merupakan bahan makanan yang sangat potensial dalam mendukung tumbuh kembang anak, karena kandungan gizinya yang tinggi serta mudah diakses oleh masyarakat.
“Manfaat konsumsi ikan sebagai bahan pangan yang saat ini terjangkau dengan kandungan protein tinggi diharapkan menjadi daya tarik upaya pengentasan bersama stunting tersebut,” ucapnya.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Ratusan ibu-ibu dan balita menghadiri acara tersebut dengan semangat dan turut serta dalam menikmati berbagai menu olahan ikan yang disediakan. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten menggandeng para pelaku UMKM lokal untuk menyediakan aneka hidangan berbahan dasar ikan, seperti dimsum ikan nila, nugget ikan, hingga baso ikan. Olahan ini tidak hanya lezat, tetapi juga penuh nutrisi dan dapat menjadi alternatif makanan sehat bagi keluarga.
Gubernur Andra Soni pun tidak ketinggalan ikut serta dalam sesi makan bersama atau mukbang dengan mencicipi berbagai olahan ikan buatan UMKM Pandeglang. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas dan cita rasa dari produk-produk olahan ikan lokal tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan kegiatan seperti Gemarikan di berbagai daerah di Banten. Menurutnya, edukasi semacam ini sangat penting untuk membentuk pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan Gemarikan di Kabupaten Pandeglang hari ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan angka konsumsi ikan di Provinsi Banten,” ucap Andra.
Lebih lanjut, Gubernur Andra menjelaskan bahwa meningkatnya konsumsi ikan di kalangan masyarakat akan berdampak positif tidak hanya terhadap gizi anak-anak, tetapi juga terhadap pertumbuhan sektor perikanan di Banten. Dengan tingginya permintaan terhadap produk perikanan, maka sektor perikanan tangkap, budidaya, maupun pengolahan juga akan ikut terdorong berkembang.
“Karena, dengan adanya peningkatan ikan konsumsi secara berkesinambungan, mendorong peningkatan produksi perikanan tangkap, budi daya, mupun produk olahan perikanan di Provinsi Banten,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan membangun sinergi antar instansi dalam menangani isu gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Konsumsi ikan sebagai solusi alami pencegahan stunting diharapkan menjadi gerakan bersama yang bisa dimulai dari rumah tangga hingga komunitas.

