
PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan salah satunya lewat realisasi Pembangunan Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Garuda. Hal ini ditandai dengan langkah Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Garuda. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan dua model lembaga pendidikan tersebut di seluruh penjuru Indonesia, termasuk di Kabupaten Pandeglang. Adapun lokasi yang dipertimbangkan sebagai calon lahan pembangunan Sekolah Terintegrasi berada di Kampung Cibogo, Desa Pasirawi, Kecamatan Banjar. Sementara itu, calon lokasi Sekolah Garuda berada di sekitar Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) di Kecamatan Majasari dan kawasan SMKN 2 Pandeglang di Kecamatan Pandeglang. Ketiga titik tersebut ditinjau secara langsung sebagai bagian dari proses verifikasi dan evaluasi kesesuaian lahan.
Dalam agenda tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Banten, Jamaludin. Kehadiran jajaran pemerintah provinsi menjadi bentuk dukungan dalam sinergi kelembagaan untuk mempercepat proses perencanaan dan persiapan teknis pembangunan fasilitas pendidikan baru. Bupati Dewi Setiani menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Garuda bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi merupakan kebutuhan strategis bagi masyarakat Pandeglang, terutama di tengah perkembangan infrastruktur nasional. Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang dinilai akan membuka sentral pertumbuhan baru, sehingga pemerataan akses pendidikan menjadi sangat penting.
“Namun masih banyak anak Pandeglang yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih layak,” ucapnya setelah menuntaskan survei lapangan pada Kamis, 20 November 2025.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pendirian Sekolah Garuda dan Sekolah Terintegrasi merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang telah masuk ke dalam agenda prioritas nasional. Di samping itu, pemerintah pusat saat ini juga memberi perhatian pada penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari perluasan kesempatan pendidikan bagi seluruh masyarakat.
“Saat ini yang sangat kami harapkan adalah percepatan pembangunan sekolah-sekolah ini. Kami berharap Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dapat mendorong percepatannya pada 2026, serta Kementerian Pendidikan segera merespons,” ujarnya.
Bupati Panddeglang optimistis bahwa kolaborasi antarlevel pemerintahan menjadi elemen kunci dalam mendukung percepatan realisasi pembangunan dua lembaga pendidikan tersebut. Ia menilai bahwa jika dukungan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi berjalan beriringan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan semakin terdorong untuk segera memprioritaskan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut di Pandeglang.
“Dengan adanya sekolah-sekolah ini, kualitas pendidikan anak-anak Pandeglang akan meningkat hingga tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Terintegrasi di Pandeglang juga datang dari legislatif. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ali Zamroni, sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminta Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyediakan lahan seluas kurang lebih 30 hektare sebagai lokasi pembangunan sekolah yang mencakup seluruh jenjang pendidikan dalam satu kawasan terpadu.
“Di satu kawasan nanti akan ada PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK bahkan perguruan tinggi,” jelasnya.
Ali Zamroni juga menaruh harapan bahwa pendirian sekolah tersebut akan membawa dampak signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Pandeglang.
“Mudah-mudahan Kabupaten Pandeglang bisa membangun SDM dengan baik. Saya di Komisi X DPR RI juga tetap mendukung program-program pendidikan agar anak-anak bisa merasakan kehadiran negara,” katanya.
Harapannya pembangunan Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Garuda dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya besar menjadikan Pandeglang sebagai daerah dengan akses pendidikan lebih luas, merata, dan berkualitas.
